Tujuh Bulanan dan Prosesi Tingkeban

Helloooo…

Engga berasa ya udah 7 bulan aja si dede bayi ini. Inget banget awal tahun 2017, meskipun usia kandungan baru 3 bulanan, saya sudah mulai cari cari vendor untuk acara 7 bulanan dede bayi, emang dasarnya aja suka bikin acara. Berhubung anak pertama dan memang penasaran juga sama prosesi siraman dan acara adat tingkeban untuk kehamilan 7 bulan, jadi mengajukan permohonan lah ke suami dan keluarga untuk bikin pengajian+siraman 7 bulanan (sekalian ngetes vendor untuk nikahan adik). Sebenarnya acara tujuh bulanan ini menyekaliguskan beberapa acara sih, 1. Biar rumah dingajiin karna dari awal pindah belum pernah bikin house warming. 2. Kumpul kumpul keluarga sebelum puasa. 3. Tujuh bulanan si dede. Makanya jadi rame deh. Haha

Dari dulu, aku tuh pengen banget di makeup-in sama ka Yoga Septa, apalagi setelah ikut kelas ka yoga, makin pengen deh, tapi somehow ga pernah cocok aja schedulenya. Setelah dari lamaran ga dapet jadwal, pengajiang ga cocok juga jadwanya, akhirnya kesampean juga di makeupin sama kaka kesayangan ini, untuk acara tujuh bulanan aku. Aku mulai makeup sekitar jam 7 kurang, janjianya sih jam 7 ya, tapi setengah 7 ka yoga udah sampai di rumah dan kita langsung mulai makeupan. Untuk rambut aku di bantu oleh ka igun, dan dia datang sekitar jam 7an, prosesi makeup sama rambut kalau dengan ka yoga sama team pasti rame dan seru.

Makeup by Yoga Septa

Sejak pagi MC dari team bu rahma (sanggar L.S Genta Wirahma) juga sudah mulai check sound. Sekitar jam 9 kurang, ibu ibu pengajian sudah mulai datang, setelah ibu ibu dari majelis ta’lim Nurul Jannah Depok komplit, mereka mulai baca salawat dan ayat suci sambil nungguin aku selesai dandan dan juga menunggu beberapa keluarga datang. Setelah keluarga lengkap MC memanggil saya, suami dan kedua orang tua kami untuk duduk di kursi yang disiapkan sejak awal oleh team Niqs project dan acara pengajian pun dimulai. Nah untuk urusan foto dan dokumentasi, aku sempet kepo ignya ka vizzily dan lihat vendor dokumentasi saat hari pernikahan dia itu dari Betahouse Photography, iseng nanya nanya price list, eh ternyata mereka lagi ada promo awal tahun, yaitu diskon 50% untuk semua paketnya. Cus deh langsung book. Pas hari H mereka on time ya, mas masnya juga baik baik.

Awalnya aku kira pengajiannya akan makan waktu lama, belum lagi ngaret mulainya acara kan, ternyata engga loh. Hahaha. Padahal di undangan aku bilang siraman mulai jam 11, ternyata jam 10 pengajian sudah selesai, sekitar jam sepuluh lewat setelah aku ganti kain dodotan dan pasang bunga melati, kita mulai prosesi siramannya. Kurang lebih rundown acara hari itu seperti ini.

  • 09.00-10.00  Pegajian dengan majelis ta’lim Nurul Jannah Depok
  • 10.00-10.10  Setelah pengajian, calon ibu sungkem kepada calon ayah (happy banget therza disini, kapan lagi istrinya sungkem sungkem :p) lalu calon ibu dan calon ayah sungkem kepada ke empat orang tua.
  • 10.10-10.20  Calon ibu berganti pakaian dengan dodotan dan bunga melati
  • 10.20-10.50 Prosesi siraman dimulai, dimana pertama tama calon ibu dibawa oleh calon ayah memasuki area siraman.
  • Lalu calon ayah memasukan air bunga dan air melati yang sebelumnya ikut didoakan saat pengajian, lalu mama, papa, mama mertua, papa mertua dan nini sepuh menyirami calon ibu, setiap akan disiram calon ibu dipasangkan kebaya pantes pantesan, hingga akhirnya kebaya terakhir lah yang paling pantas. Setiap satu orang selesai menyirami, calon ibu cium tangan kepada orang tersebut, dan yang menyirami mencium kening sang calon ibu, sambil terus diabadikan oleh tim dokumentasi pastinya. Prosesi ini bertujuan agar kelak si jabang bayi cocok dan pantas menggunakan baju apa saja. Calon ayah terakhir menyirami calon ibu.
  • Setelah selesai prosesi siraman calon ayah dengan mata tertutup diminta untuk memilih salah satu dari dua buah kelapa yang telah diukir dengan gambar wayang laki laki dan perempuan, (Therza milihnya yang laki laki) lalu calon ayah membelah kelapa tersebut dan airnya diminumkan pada calon ibu, dengan tujuan agar bayi terlahir bersih. Kan memang mulai dari tujuh bulan ke atas calon ibu dianjurkan untuk rajin minum air kelapa hijau.
  • Setelah itu calon ayah menyelipkan telur didalam kalung melati dan digelontorkan hingga terjatuh dilantai dan pecah, bertujuan agar kelak bayi lahir dengan mudah dan lancar (ada juga yang pakai belut, maupun ikan mas)
  • Di prosesi saya juga ada belut, tapi belutnya dimasukan kedalam kendi berisi bunga dan uang koin, lalu bersama sama kami pecahkan kendi tersebut (kasian belutnya, but he still alive kok) lalu saudara saudara disekitar berebut untuk mengambil uang koin dari kendi tersebut.
  • ditutup dengan pelemparan bunga ke arah para saudara.
  • 10.50-11.10 Calon ibu berganti baju untuk bersiap ke prosesi selanjutnya. Oh iya prepare daleman juga dari awal ya, karna pasti basah semua, biar engga masuk angin hehe.
  • 11.10-11.20 Calon ibu dan calon ayah berjualan rujak dan cendol, dimana para saudara membelinya dengan kreweng yang saat calon ibu berganti baju sudah dibagikan ke para tamu dan saudara.
  • 11.20-11.30 Terakhir ditutup dengan acara potong tumpeng dan kedua calon orang tua disuapi oleh mama papa dan mama papa mertua. Setelah itu calon orang tua saling suap suapan.
  • 11.30-selesai Acara makan siang dan ramah tamah.

This slideshow requires JavaScript.

Kurang lebih, urutan acara tujuh bulanan dan prosesi tingkeban kemarin seperti itu. Senang banget acara berjalan lancar, yang paling bersyukur itu, saat prosesi siraman cuaca masih cerah dan cukup hangat, bukan yang panas terik bukan yang mendung dingin gitu, kebayang mendung mendung diguyur air, menggigil dulu saya pas siraman sebelum nikah. Eh, begitu prosesi siraman selesai dan kami masuk rumah, lalu saya siap siap ganti baju, diluar langsung hujan loh! Untung acara selanjutnya memang di dalam rumah semua, hanya siraman yang outdoor. Alhamdulillah banget cuaca mendukung, saat siraman hangat, begitu acara di dalam rumah suhu menurun, kebetulan saya memang engga sewa kipas atau ac tambaham hehe.

Untuk seluruh prosesi adat dan MC aku dibantu oleh sanggar L.S Genta Wirahma, ini bukan pertama kali (dan bukan terakhir sih sepertinya) memakai jasa team L.S Genta Wirahma ini, pertama kenal sih dengan pimpinan sanggarnya karena beliau membantu prosesi adat saat acara sebelum pernikahan saya dan jadi MC saat saya akad, tapi dulu saya dengan tangan kedua, engga langsung ke bu Rahma seperti sekarang. Karena keluarga terutama mama sudah cocok, jadi untuk acara ini kita minta bantuan beliau lagi deh. Bedanya dengan yang waktu tangan ke dua, pas prosesi tujuh bulanan tingkeban ini, benar benar sudah all in package. Saya benar benar cuma tinggal menyiapkan catering untuk para tamu dan saudara.

This slideshow requires JavaScript.

Untuk dekor acara sebenarnya terbagi dua, karena antara backdrop pengajian dan backdrop siraman itu beda vendor. Kenapa? Karena dari team bu Rahma untuk siraman dan adat tingkeban kan aku ambil paket lengkap yang sudah include backdrop siraman dan cukup murah menurut aku. Aku masih dikasih harga 2016, 8,5juta lengkap, mulai dari MC, backdrop siraman dan peralatan saat siraman, serta peralatan pendukung untuk prosesi adatnya, dari kelapa yang diukir gambar wayang, kebaya pantes pantesan, makeup dan hair do setelah siraman, sound system, dll. Pokoknya lengkap deh. Kalau backdrop pengajiannya sendiri aku coba dari Niqs project, awalnya mau pakai vendor dekor pas pengajian sebelum pernikahan dulu, tapi harganya sekarang udah engga sanggup :p.

Dekor Pengajian by Niqs Project

Dekor siraman by LS Genta Wirahma

Catering hari ini aku pakai Puspita Sawargi, siapa sih yang engga kenal puspita sawargi? Karena dulu sempet ada wacana adik aku mau bikin acara di grand slipi dan puspita ini jadi salah satu rekanan, aku mau coba ngetes deh oke engga sih vendor catering yang satu ini. Kalau review dari banyak orang sih memang termasuk top listed vendor ya. Untuk harga sendiri menurut aku cukup murah, kalau untuk acara dirumah, kalau untuk di gedung kan harganya diatas 100rb/porsi buffet tuh. Kalau acara rumah aku masih harga dibawah 80rb/orangnya dengan menu yg cukup lengkap. Nah yang perlu diingat minimum porsi untuk pemesanan adalah 150 porsi, baik buffet maupun pondokan. Makanannya memang enak ya, dengan harga segitu sudah dapat menu buffet dengan tiga pilihan daging, sup, salad, lasagna, aneka gorengan, soft drink dan air putih sih udah ok banget. Tapi yang agak bikin suami sebel, pas loading barang, mereka lupa bawa cover dan baru dateng lagi jam tiga pagi!, padahal kan kita juga butuh tidur, supaya pas acara fresh.

Disini aku mau mengucapkan terima kasih untuk para tamu, teman, dan saudara yang hadir pada acara tasyakuran 7 bulanan baby Jon. Vendor – vendor yang membantu acara terlaksana dengan baik. Terutama L.S Genta Wirahma, karena kita kan memang engga paham acara adat, dan mereka memang lengkap banget dan memandu acaranya juga enak, plus ada sedikit humor di tengah tengah, jadi acaranya engga kaku.

Senangnya bikin acara seperti ini tuh, selain kumpul kumpul keluarga besar, dan banyak yang mendoakan dede bayi dan kelancaran saat kelahiran nanti. Terus yang baru berasa setelah acara selesai itu serunya mengingat semua prosesi acara yang cukup seru dan lucu pas lagi lihat lihat foto acaranya. Capeknya kebayar deh. hehe

Sehat sehat ya anak mama, can’t wait to finally see you!

Love,

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s