Bidan Erie Marjoko

Holaa..

Saya mau share nih pengalaman pertama saya ke ibu bidan Erie Marjoko. Beliau adalah salah seorang bidan yang sangat pro gentle birth.

Awal mula bisa sampai ke budhe (panggilan akrab beliau) itu karena usia kandungan saya sudah menginjak ke umur 30minggu, dan si dedek bayi masih betah kepalanya diatas, biar lebih deket ke jantung mamanya kali yaa. Hehe. Hasil ngobrol ngobrol dengan teman saya, dia bilang yoga lebih berpengaruh untuk mengubah posisi bayi dibandingkan senam hamil.

Nah masalahnya di Depok adalah, jarang banget yang namanya prenatal yoga! Temen saya nyaranin untuk prenatal yoga di daerah Kemang. Duh yah kok kayaknya jauh banget belum lagi macetnya, keburu loyo duluan deh. Googling kesana kesini nemunya masih senam hamil di rumah sakit – rumah sakit sekitaran Depok, sampai akhirnya nemu prenatal yoga di tepi danau UI. Masalahnya lagi dia mulai yoga jam 7, duh mamamu engga sanggup nak, maafkan mama ya. Sebenarnya ada guru yoga private jaman gadis dulu yang bisa prenatal yoga juga, tapi biaya sekali datang 750rb, kayaknya uang segitu sekarang mendingan buat kontrol dan vitamin si dede deh. Googling lagi dong sana sini, berharap nemu prenatal yoga yang lain. Tiba tiba ditemukan lah dengan beberapa blog yang mention tentang bidan Erie Marjoko di Depok. Beliau mengadakan praktek bidan, home birth, water birth, jasa doula dan juga kelas yoga seminggu 3x. Jadwal kelas yoga yang terakhir saya dapat info itu

  • Rabu pukul 09:00 pagi
  • Sabtu pukul 04:00 sore
  • Minggu pukul 09:00 pagi

Kalau untuk jadwal praktek beliau saya juga lupa tanya, yang jelas jumat beliau tidak buka praktek. Nah setelah kelas yoga beliau buka praktek. Jadi bisa dikira kira lah ya jadwal prakteknya. Untuk ikut prenatal yoga dengan beliau, tolong konfirmasi dulu via whatsapp sehari sebelumnya. Karna bisa ada kemungkinan ada home birth atau persalinan pasien.

Lah terus kenapa saya bisa jumat dateng ke tempat praktek dan kontrol dengan beliau? Takdir kali yaaa. Hehe. Sejatinya engga ada niat juga untuk kontrol, pulang dari mom and baby fair 2017 dan begitu tau ada prenatal yoga dengan bidan Erie terus dapet alamatnya dari salah satu blog, saya ngajak suami untuk ke tempat beliau, sekedar survey lokasi (karna agak cukup ribet  juga untuk sampai ke tempat praktek budhe) berharap ada orang untuk nanya atau daftar prenatal yoga untuk sabtunya. Karna no hp yang ada di plang praktek budhe di blog yang saya temui sebelumnya sudah tidak aktif.

Sampai disana, ada mba yang sepertinya backup bidan yang menghubungi budhe dan memberi tahu kalau ada pasien (yaitu saya). Yang awalnya cuma mau tanya jadwal yoga, karna tahu budhe bersedia untuk balik lagi ke tempat prakteknya, jadi kita tungguin deh. Dari sini aja udah berasa budhe baik banget. Kurang lebih setengah jam budhe sampai lalu kita diajak ke ruang praktek beliau.

Pertama tama saya ditanya keluhan saya apa. Sebenarnya saya tidak ada keluhan yang gimana banget sih, tapi lebih ke concern saya yang ingin lahiran normal dan diusia 30 minggu posisi bayi yang masih diatas, serta cerita saya yang memiliki rahim kembar, dan orang yang bilang bahwa kalau saya mau lahiran normal itu butuh keajaiban, tapi saya baca blog ibu di Amerika sana berhasil melahirkan anaknya meskipun rahimnya kembar, bahkan didiagnosa pcos. Dari awal tahu rahim saya kembar dan jarak waktu awal menikah hingga saya dinyatakan hamil yang tidak lama budhe langsung membesarkan hati saya dengan bilang bahwa dengan kasus tersebut saya tidak menghadapi struggle dengan infertility saja bukti bahwa Tuhan sudah memberi kemudahan untuk saya, jadi melahirkan normal itu adalah satu hal yang sangat mungkin, asal saya percaya. Menurut budhe sesuatu yg didasari keraguan itu akan sulit untuk dilakukan.

Setelah itu sambil konsultasi budhe juga cerita beberapa kasus yang dia tangani, (yg mana menginspirasi dan makin bikin pengen lahiran normal + gentle) dan salah satu yang case yang sering budhe tangani adalah vbac atau vaginal birth after caesarean. Karna budhe juga salah satu praktisi gentle birth dan beliau pun paham hypnobirthing jadi beberapa saran yang beliau kasih untuk saya yang sedang dilanda panik ingin lahiran normal tapi si dede masih sungsang adalah

  1. Olahraga (prenatal yoga/pilates)
  2. Diet seimbang (less carbo more protein)
  3. Relaksasi hypnobirthing
  4. Akupuntur kehamilan

Nah yang no 4 dia merujuk saya untuk coba ke Reza gunawan (suaminya Dewi lestari itu) atau Jeffrey E Rachman. Mereka berdua paham mengenai akupuntur kehamilan, tapi karna dari jaman dulu saya punya langganan dokter akupuntur, budhe menyarankan untuk tanya dulu dokter akupuntur saya bisa engga, kalau tidak ya ke dharmawangsa.

Setelah konsultasi, kondisi perut saya dicek,  budhe juga gentle banget dengan bayi dalam kandungan saya. Pada kelas hypnobirthing kemarin, kami diajarkan bahwa meskipun masih di dalam kandungan tapi bayi kita sudah peka terhadap sekelilingnya. Budhe pertama tama mengucap salam, lalu memijat ringan perut saya (enak deh) dan terakhir beliau mengukur detak jantung bayi saya menggunakan fetal dopler. Untuk biaya konsul dengan budhe itu 150rb dan saya di ruangan beliau sekitar 45menit- satu jam. Tapi itu belum ada usg dan vitamin ya, kalau sekali ke dokter pasti habis 800rb minimal. Hehe

Memang sih pasti canggihan dengan usg dokter ya untuk tahu kondisi janin, saya juga tetap rutin kontrol sebulan sekali dengan dokter, dan lahiran tetep mau di rs, tapi somehow warm aja pas si baby di cek posisinya oleh budhe. Terakhir sebelum pulang budhe bilang, insyaallah bayinya mau muter dua minggu lagi, rajin rajin diajak komunikasi sama olahraga saja ya. Oh iya buat yang mau home birth, water birth, lotus birth budhe ini rekomen loh, karena beliau sudah amat berpengalaman.

Kayaknya rabu saya mau coba ikut prenatal yoga dengan budhe. Budhe ini selain bidan, beliau juga doula loh. Kata temen saya yang biasa yoga di kemang, pas instrukturnya doula itu enak banget, karena mereka kan selalu nemenin ibu yang mau lahiran, jadi tau gerakan gerakan yang baik buat persalinan nanti.

Nah itu cerita yang saya bisa bagikan mengenai pengalaman saya pertama kontrol dengan budhe. Sebelumnya sama sekali engga kepikiran loh untuk kontrol dengan bidan, ya yang saya tahu kan kontrol hanya ke dokter spog. Meskipun ke tempat praktek budhe butuh perjuangan extra, kalau bisa jangan pakai mobil besar, karna jalannya hanya muat untuk satu mobil. Cerita mengenai yoga dengan budhe mungkin saya share setelah beberapa kali ikut kelas yoga dengan budhe ya.

Bismillah nak, kita bisa ya lahiran normal 😊

***

Ps untuk no hp budhe itu 0878 78728444 dan untuk alamatnya di Kp. Utan Jaya Rt.008/Rw.004 No.46 Citayam-Depok

Untuk ancang ancang rumah budhe, dari arah margonda lurus terus kearah citayam, tepat sebelum stasiun citayam ada belok kiri untuk masuk ke jl Utan Jaya, lurus sekitar beberapa ratus meter ada mesjid di kiri jalan, persis sebelum mesjid itu ada belokan ke kiri (jalan kecil cukup untuk 1 mobil) nah dari sana lurus terus aja. Engga sampe sekilo kok ada plang bidan Erie.

Advertisements

4 thoughts on “Bidan Erie Marjoko

  1. alitsya says:

    Hai mbak, semoga sehat2 ya..
    Terima kasih ya, tulisannya informatif 🙂
    Bulan lalu aku sempat mau ke sana tapi bu bidan msh di bali hiks, skrg rencana kesana lagi juga tapi masih nunggu jadwal suami.
    Kalau biaya persalinannya (home birth & water birth) sempet tau bocoran nggak ya? ini kepo bgt aku hihi

    terima kasih yaa 🙂

    • arinachairunnisa says:

      Hi mba,
      Aku engga sempet nanya nanya kemarin biaya persalinan home birth sama water birthnya. Coba di WA aja mba. Budhe welcome banget kok orangnya.

      Lancar yaa sampai lahiran 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s