WO DILEMMA

I change my WO just three weeks before the wedding day.

Bukan hal yang baru bagi para capeng untuk mengganti vendor yang dipilihnya, apalagi saat awal awal proses pemilihan vendor. Yang awalnya sudah memantapkan hati pilih si A, karena satu dan lainnya hal jadi berubah pilih si B. Sebenarnya sih hal ini bisa dihindari dengan melakukan review yang teliti nan mendalam sebelum akhirnya benar benar memutuskan untuk menggunakan jasa sebuah vendor.

Bukannya saya tidak melakukan survey pada vendor saya yang satu ini, tapi mungkin memang bukan jalannya saja. Pertama kali sebagai bridezilla yang masih newbie dan buta vendor, saya rajin searching untuk mencari vendor yang baik dan bagus serta masih on budget. Baca baca review di bride story atau blogger lainnya.

Namun untuk WO ini agak gampang gampang sulit ya, karena banyaknya vendor yang ada dan biasanya yang sudah banyak di review itu harganya engga masuk budget. Bertemulah saya dengan fotografer untuk dokumentasi di hari pernikahan saya, kebetulan dia kenal dengan salah satu wedding organizer dan menyarankan saya untuk mencoba bertemu dan berdiskusi dengan vendor satu ini, mari kita sebut nama pihak yang saya temui adalah mba mel (bukan nama sebenarnya).

Saya setuju untuk bertemu mba mel, lalu mas adi (bukan nama sebenarnya) dari vendor foto saya meminta izin untuk share nomer handphone saya ke mba mel, dimana tidak lama dari itu saya dihubungi dan kita janjian bertemu beberapa hari kemudian untuk diskusi lanjutan.

Pada saat pertemuan pertama sih oke yaa, mba mel datang tepat waktu, ngejelasin tugas tugas wo tuh akan seperti apa, berapa orang yang akan dia turunkan pada hari H, dan saya ditraktir minum kopi. Hehehe. Pertemuan itu menghasilkan saya melabuhkan pilihan saya terhadap mba mel. Karena penjelasan dari mba mel yang sangat pro dan meyakinkan

Kala itu saya masih engga kebayang sih akan seperti apa dan sepenting apa kegunaan WO itu, kepikirannya sih mereka hanya akan managing hari H aja, which is almost true. Salah satunya memang managing sih, tapi yang berasa itu justru sebelum hari H itu, karena sebagai capeng yang ngurus sendiri acara ini(disini orang tua saya menyerahkan sepenuhnya sama saya) pusing banget, butuh banget semua serba di respon secepatnya, butuh orang yang bisa diajak ngobrol untuk fiksasi hari H. Karena saat saat persiapan dan sinkronisasi ini yang krusial, pas hari H sih, whatever will be will be yaaa, meskipun saya tau team WO akan bekerja sebaik mungkin.

Kalau diceritakan semua alasan kenapa saya mengganti WO mungkin bisa jadi sepanjang cerpen atau novel mini yaa. Intinya sih saya dan keluarga merasa tidak nyaman dengan cara kerja mba mel (tanpa mendiskredit keprofesionalan mereka saat bekerja hari H). Terutama sih sewaktu TM kemarin, ada hal yang mama dan calon papa mertua yang kurang nyaman banget. Sebenarnya sudah dari setelah lebaran saya agak kurang nyaman dengan respon team mba mel, tapi saya positive thinking aja itu mungkin karena di kontrak kan baru mulai bekerja satu bulan sebelum. Ternyata mendekati hari H masih sama :’D

Sedihnya sih sewaktu cami ngobrol sama mba mel untuk mengakhiri kontrak kerja, mba mel bilang saya yang slow respon :’’’’ aduh mba cami kenal saya banget kok, sok atuh diadu mana yang slow respon.

Ya pelajaran sih untuk saya, adik adik dan teman saya nantinya sewaktu memilih vendor. Bahkan bukan hanya untuk urusan vendor pernikahan saja sih. Baiknya kita memang perlu berhati hati dan banyak pertimbangan sebelum memutuskan segala sesuatu, terutama untuk hal hal penting. Mungkin saya yang terlalu cepat menjatuhkan pilihan.

Semangat para capeng!!

***

originally posted on Aug 8, 2016
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s