Bicornuate Uterus / Rahim Kembar

Dulu sama sekali engga tahu kalau ternyata rahim/uterus itu bisa ada lebih dari satu. Karena pas belajar biologi bab reproduksi pun kami cuma diberi ilmu sebatas tubuh wanita normalnya memiliki satu uterus dan dua tubafalopi. Apasih bicornuate uterus, heart-shaped uterus, rahim kembar itu? berbahaya tidak sih? terus bagaimana hidup seorang wanita dengan bicornuate uterus itu sendiri?

hal hal itu akan saya coba jelaskan, sebatas search google, pengetahuan dan pengalaman saya sebagai seseorang yang memiliki dua rahim ditubuh saya.

Bicornuate uterus(BU), heart shaped uterus, rahim kembar adalah suatu kondisi dimana organ tubuh mengalami malformation, dengan terbentuknya dinding yang memisahkan rahim kanan dan kiri, namun leher rahim atau serviks tetap satu.  Biasanya kondisi ini sudah terbentuk semenjak si wanita dalam kandungan/ cacat bawaan.Sebenarnya Bicornuate Uterus ini terbagi dua, leher rahimnya tetap satu dan ada juga kondisi dimana dua rahim dan dua leher rahim. Kondisi BU ini biasanya jarang membutuhkan penanganan medis, karena selain malformation tersebut si wanita menjalani hari harinya seperti biasa. Ada artikel yang bilang kondisi ini dapat diperbaiki melalui operasi.  Dulu sih ada anggapan wanita dengan bicornuate uterus itu sulit bahkan tidak dapat memiliki keturunan, tetapi riset terbaru mematahkan anggapan tersebut. Buat yang penasaran, begini nih penampakan rahim yang normal dan rahim kembar saat kosong dan juga mengandung.

Normal uterus non-pregnant & with term fetus

Bicornuate-uterus-fetus

Nah, gambar diatas menunjukan kondisi rahim baik normal maupun kembar saat kosong dan mengandung. Kebayangkan kenapa disebut heart shaped uterus? Sebenarnya ada beberapa jenis lagi malformation dari rahim ini, tapi aku disini share kondisi yang aku alami saja. Buat yang belum pernah denger pasti serem rasanya kok rahimnya ada dua? bisa hamil engga? dan pertanyaan pertanyaan lainnya, belum lagi tatapan orang orang pas awal tahu kondisi ini hehe.

Hal pertama yang aku tanya ke dokter juga itu, ini berbahaya tidak? dan apakah aku bisa hamil? jawaban dokter cukup menenangkan. “tidak berbahaya dan bisa hamil, namun tetap ada resikonya”. Aku pertama tahu kondisi ini sekitar tahun 2015, dimana aku iseng ke spog untuk cek ada masalah apa engga, karena jadwal haid aku tidak teratur dan sekali haid bisa sampai 10 hari untuk benar benar bersih. Ternyata hal ini dipengaruhi oleh kondisi aku yang BU (bicornuate uterus) kalau tidak teraturnya sih beberapa faktor ya, selain hormon dan tingkat stress. Nah lama masa haid ya karna setiap rahim punya waktu berbeda untuk mulai luruh dan sepenuhnya meluruhkan dinding rahim.

Kondisi BU ini bisa dideteksi melalui USG biasa, aku juga pertama tahu dari USG biasa ke dr kandungan. Beberapa kasus bahkan sang ibu dan dr SPOG engga sadar akan kondisi ibu dengan BU dan baru ketahuan saat prosesi lahiran sesar. Biasanya bayi dengan ibu yang mengalami kondisi BU, lahir melalui sesar, bentuk rahim yang berbeda dengan yang normal membuat bayi sering dalam posisi sungsang. Tapi kata dokter aku kalau kepala bayi ada di posisi jalan lahir sih tetap boleh lahiran normal.

Seperti kata dokter diawal, hal ini tidak berbahaya, namun tetap memiliki resikonya sendiri, seperti tingkat keguguran yang lebih tinggi, bahkan berulang, kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan kurang dan beberapa resiko lainnya. Intinya rajin kontrol ke dr kandungan dan jangan kecapean. Hamil trimester satu saya cuma tiduran dirumah aja. Mulai usia 25 minggu dokter sudah melarang ibu dengan BU untuk jalan jalan yang jauh, karena ada resiko untuk kelahiran prematur dan sungsang.

Dengar dengar sih rasio kondisi ini 1:3000 orang, bahkan di US sana hanya 0,1% wanita dengan kondisi ini. Jadi buat teman seperjuangan yang sama sama punya kondisi BU jangan takut ya, konsultasikan sama dr kandungan kamu. Banyak kok saya baca blog tentang wanita dengan kondisi BU punya keturunan dan sehat sehat, serta pasien dokter saya yang bahkan sudah melahirkan tiga buah hati dengan kondisinya.  Untuk teman teman yang belum dan baru tahu tentang kondisi ini, semoga sedikit cerita saya bisa menambah ilmu ya.

***

 

Advertisements

4 thoughts on “Bicornuate Uterus / Rahim Kembar

  1. Niar says:

    hallo mba, salam kenal
    saya mau tanya, untuk kondisi BU, program hamil apa ya mba yang dijalankan?
    terima kasih

    • arinachairunnisa says:

      Halo mba Niar,
      Alhamdulillah saat program hamil saya tidak ke dokter mba.
      Yang saya lakukan setelah menikah itu saya dan suami rutin konsumsi asam folat (folavit) dan saya minum susu prenagen esensis mba.

      Serta rajin yoga dan beberapa kali akupunktur. Ini akupunktur biasa sih mba, cuma supaya predaran darahnya lancar.

      Semoga membanty 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s