When i turn my self into makeup artist world

Engga pernah kebayang sama sekali bahwa profesi makeup artist itu akan menjadi profesi yang dengan senang hati saya jalani.

Sama seperti anak anak kebanyakan bayangan saya waktu sma dulu akan masa depan itu sesimple selesaikan sekolah, kuliah, cari kerja dan menikah. Kerja yang saya bayangkan pun kerja kantoran di gedung pencakar langit jakarta sana. Makanya begitu selesai kuliah rajin untuk kirim kirim cv ke perusahaan perusahaan dan ikut ikut tes kesana kemari. Tapi karena saya berasal dari keluarga yang cukup protektif dan ayah yang memiliki usaha sendiri, pilihan untuk ikutan MT itu tidak memungkinkan, jadi yaa antara cari kerja di Jakarta atau ikut kerja sama ayah. Cuma dua itu pilihannya.

Akhirnya saya di terima sebagai intern di salah satu bank swasta, dimana buat saya itu win win solution, saya merasakan kerja kantoran dan orang tua tenang karena kerjanya hanya di Jakarta. Nah saat bekerja di kantor ini lah saya mulai lebih sering dandan, sebenarnya dari jaman kuliah dulu sudah suka coba coba, tapi ilmu masih sangat terbatas, paling cuma tau pakai bedak dan lipstick, eyeliner dan mascara pun masih kaku dan sering terlalu tebal waktu pakainya. Sempet sih kepikiran mau sekolah makeup, tapi kayaknya saat itu sekolah makeup bukan pilihan yang pas deh.  Di kantor karna banyak senior dan teman yang dandan juga, mulai lah paham cara pakai segala macam dengan lebih baik.

Saya kerja itu kurang lebih satu tahun setengah di dua perusahaan berbeda, sempat pindah dari bank, tapi ternyata perusahaan baru pun bukan passion saya. Berbekal tabungan selama bekerja kemarin saya minta izin ke orang tua untuk ambil sekolah makeup di La Salle Collage selama 2 semester, yang untungnya diperbolehkan oleh orang tua saya. Salah satu alasan saya waktu itu sih kalau jadi mua kan bisa ikut suami kerja kemana aja. Setelah selesai sekolah di La Salle selama dua semester saya langsung ambil course makeup lagi dengan ka Yoga Septa, sembari mulai ambil job dari teman teman terdekat.

Dan mulai lah sekarang saya menekuni bidang ini, portfolio mulai saya susun rapih di instagram @achani_makeup . Kenapa achani? Soalnya itu singkatan dari nama lengkap saya Arina CHAirun NIsa :p .

Satu hal yang paling membuat saya yakin memang ini hal yang saya suka dan ingin saya tekuni adalah perasaan senang begitu selesai mendandani client, lihat client puas tuh rasanya seneng, kayak mau senyum senyum sendiri. Mungkin terkesan lebay tapi memang kenyataannya begitu. Saya itu sulit untuk bangun pagi, tapi kalau urusan makeup mau sesubuh apa juga saya terima, karena memang dasarnya suka. Jadi sulit juga jalaninnya engga seberat itu.

Monggo yang mau lihat portfolio saya bisa cek instagram @achani_makeup 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s