?

Pagi kian merapat, dan hujan tetap asyik turun ke daratan.
Namun mata rasanya sulit untuk terpejam.
Teringat berbagai kisah yang pernah ada dan kini hanya berupa memori.
Sebagian ingin melupa, sebagian lagi terus bertanya.
Perlukah kenangan itu dilupa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s